Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

Tab 1 Top Area

Tech News

Game Reviews

Recent Post

Friday, February 22, 2013
no image

Modif Yamaha Jupiter-Z, 2006 (Jogja) Yamaha Jupiter-Z, Seher Kuat dan Ringan

13 Juli 2012

Eko Chodox mempu juara 3 di kelas 130 cc. Tepatnya pada Mizzle Super Drag Bike Competition yang dipentas dua minggu lalu di Sleman, Jogja. Yamaha Jupiter-Z yang digebernya mampu tembus 8,44 detik. Rahasianya menggunakan seher Daytona.
Piston buatan Daytona ini memang sedang naik daun. Bahkan paling duluan banyak dipakai di road race. “Untuk turun di kelas 130 cc, dipilih menggunakan diameter 55,25 mm,” buka Yusron sang mekanik.
Katanya termasuk jenis piston forged. Sehingga lebih ringan namun kuat. Apalagi badan seher cukup kecil. Sehingga bidang kontak dengan dinding liner jadi sedikit. Otomatis gesekan juga semakin kecil. Membuat power mesin tidak banyak terbuang.
Menurut Yusron, piston ini juga didukung material yang bagus. “Enggak ada yang keropos,” jelas Yusron yang malamnya balap di Tasik, besok di Sleman. Makanya catatan waktunya kurang bagus. Kecapean jokinya.
Padahal Jupiter ini pernah mencatat rekor 8,20 detik. Ketika balapan di Manahan, Solo. Hasilnya juara ke-1.
Kembali ngomong seher yang dibanderol Rp 250 ribuan itu. Harus diperhatikan ring seher bawaannya. Menurut Yusron kurang bagus. “Supaya maksimal dianjurkan gunakan ring merek Riken yang dibeli di pasaran” jelas mekanik yang bicara dengan logat Jowo ini.
Kepala seher juga harus diatur ulang. Supaya rasio kompresi 12,6 : 1 yang dimau bisa tercapai. Caranya dipapas sekalian dibuatkan coakan untuk tonjokan klep. “Supaya aman, pinggir seher dibuat mendem di blok silinder 0,6 mm,” jelas mekanik dari Jl. Raya Tajem No. 64, Sleman, Jogja itu.
Menggunakan klep isap 28 mm dan buang 24 mm diambil dari Honda Sonic. Panjang batang katup dari bos klep 32 mm. Supaya per klep Jepang ketika dipasang tidak terlalu keras. Tidak banyak mengurangi tenaga motor karena gesekan kem dan pelatuk.
Selain itu, rasio dan final gir disesuaikan. Lihat data modif!

Karbu Reamer
Untuk suplai gas bakar, Yusron pilih menggunakan karburator Keihin PE 28. Aslinya diameter venturi hanya 28 mm. Oleh Yusron pilih yang reameran 32,5 mm. Karakter karbu PE 28 memang bagus di rpm bawah. Tidak mudah ngok, sehingga enak untuk akselerasi.
Selain direamer, sudah pasti spuyer juga diatur ulang. Mengikuti cuaca dan kondisi sirkuit. Apalagi selain main siang, kadang main malam juga.
Sebelum pasang karbu besar, korekan di kepala silinder dimainkan. Squish dibuat 9 derajat. Untuk lubang isap dibuat 25,8 mm. Sementara lubang buangnya disamakan dengan diameter payung klepnya yang 24 mm. Pas dipadukan dengan knalpot R9. (motorplus-online.com)
Penulis : Aong | Teks Editor : Nurfil | Foto : Riyanto
Tags : Modifikasi Drag Bike Yamaha Jupiter-Z, Eko Chodox, Mizzle Super Drag Bike Competition

http://ferysudahlahsudah.wordpress.com/2012/07/13/modif-yamaha-jupiter-z-2006-jogja-yamaha-jupiter-z-seher-kuat-dan-ringan-2/
no image

Eko Chodox.

ManiakMotor –  Pakai piston KDX diameter 66 mm dan langkah piston standar (54,4 mm)  Kawasaki Ninja 150 RR dipacu Eko Chodox, dapat 180 cc. Volume ini yang memompa Chodox  melompati FFA dragbike, di mana pun event 201 meter dia ikut.  Di Pertamina Dragbike (PD) Senayan baru lalu, dicetak  6,971 detik.
Katanya sih, catatan begitu sudah pernah dan bahkan lebih kilat. Sesuai data tiga seri PD 2012, catatan itu yang tercepat di event tersebut.  Sekali lagi, hanya untuk seri PD.
Diameter piston bertambah, ruang silinder membesar yang disebut bore-up. Boleh  menampung bahan bakar lebih banyak atau volumetriknya naik. Hasilnya, adalah power. “Pakai piston KDX harus ganti liner, karena standar Ninja tidak boleh dikorter. Penyesuaiannya dikerjakan pisau bubut di bengkel,”  kata Muhammad Yusron Supriyanto.
Yusron adalah mekanik Kickstart Baitech dari Bandung, Jawa Barat, pengorek Ninja yang dipacu Chodox. Tapi dia keberatan sebut lebih detil soal liner. Itu dapur bengkelnya. Iya, masak sih hanya kenalpot Ninja yang ngebul, dapur benaran harus ikut ngebul juga dong. Bisa diusir istri dari rumah dia, kalau gak berasap-asap.
KOMPRESI
Ninja ini memang banyak rahasia. Misteri! Atau memang maniakmotor.com yang kurang gaul, ndak bisa mengorek keterangan. Dasar web baru, katro! Katanya kompresi 6,8:1. Itu sih standar Ninja 150 RR yang disiram bensin.  Logikanya dengan bahan bakar bensol di dragbike, kompresi harusnya di atas itu. Toh, kebutuhannya hanya untuk trek lurus.
“Saya juga nggak bisa kasih ukuran buret head dan celah atau nat deck clearace kepala silinder. Cuma squis 12º. Lebar lubang buang 42 mm (trapesium) dan tinggi lubang buang 29,9 mm,” tambah Yusron seperti bermatematika. Haha, makin gelap rumus mencari kompresi, seperti cat hitam Ninja si Chodox. Hasil buret dalam pengukuran kompresi disebut combustion chamber (vc) yang harus ada angkanya.  
Tinggi lubang buang menyusut 5,1 mm dari standar, bisa jadi kompresi memang segitu. Kan angka stroke dalam kompresi 2-tak ala Jepang, dihitung dari bibir lubang buang (s). “Kompresi segitu, cocok buat saya. Momentum rpm-nya pas. Jika lebih tinggi atau rendah, feeling meleset,” jelas Chodox yang aslinya dari Semarang, Jateng itu.
MASUK-KELUAR
Suplain bahan bakar dilayani karbu Keihin PWK Sudco 38 mm. Karbu gambot ini disetting dengan main-jet  175 dan pilot-jet 60. Komposisi  itu  tidak banyak berubah intervalnya setiap ganti sirkuit.  
Kecepatan  bahan bakar dilayani reed vale V-Force3 bersama rumahnya. Inilah katup buluh tercanggih saat ini yang bekerja efisien lantaran pakai lidah karbon. Ditambah crank-case atau ruang kruk-as ikut dipadatkan dengan menambal ruang-ruang kosong. Hasilnya kompresi bawah atau kompresi awal lebih kuat.
Sudut-sudut lubang inlet semuanya mengarah  satu titik pada kepala silinder. Kan itu fungsinya squis, dia menyambut aliran kabut dari lubang transfer dan bilas. Lalu diantar ke ruang bakar terpusat di kubah head dan saat sama dikompresi piston. Sama dengan pantat silinder dibentuk sisi-sisinya tajam jadi satu arah dengan transfer, bilas dan squis.
Semua berhubungan, termasuk kenalpot KDX di Ninja Chodox yang keluar dari kiri. Di mesin dua langkah, 30 persen kinerja mesin ditentukan kenalpot. Untuk penggemar Ninja kebut-kebutan, jelas KDX telah teruji mengolah tubelensi gas buang yang matang dan mentah.  
Bisa dibayangkan dengan speksifikasi di atas, buka tutup katup Super KIPS, malah jadi penghambat dibanding permintaan ruang bakar. Saat start saja, Chodox butuh di atas 6.000. rpm. “Makanya fungsinya dimatikan. Mubazir,” lanjut Yusron.
BAN IRC EAT MY DUST
Ban IRC Eat My Dust memang lagi populer di kebut lurus. Komponnya pas menerima tenaga yang gila-gilaan di FFA. Di kelas bebas saja mampu meneruskan daya, apalagi di kelas di bawahnya. “Rata-rata belakang menggunakan ban itu. Karena kualitas komponnya bagus dan ukurannya pas,” imbuh Chodox.
Oke deh. Adit






DATA MODIFIKASI
CDI                                         : Standar Ninjaa 150 RR
Magnet pengapian              : Standar korek (900 gram)
Perbandingan gir                 : 17/35
Sokbreker  belakang           : Gazi
Ban depan                            : IRC Eat My Dust 50/90-17
Ban belakang                       : IRC Eat My Dust 60/70-17
Sokbreker belakang            : GAZI

 http://maniakmotor.com/index.php/component/content/article/15-news/headlines/777-modifikasi-ninja-drag-eko-chodox-piston-kdx-66-mm

Wednesday, February 20, 2013
no image

racing itu kejam

Modifikasi Motor Vega. Fashion N Drag Only

Modifikasi Motor Vega. Memang sudah banyak di lakukan. Body nya yang ramping membuat para modifikator tergiur untuk merombak tampilannya yang standar, Mulai dari konsep drag hingga fashion. Terbilang cukup banyak hasil modifikasi Yamaha Vega ini.
Anda ingin merubah tampilan motor brothers, nah berikut ini cocok sekali untuk brother yang ingin memodifikasi motor Vega brother tetapi tidak terlalu berat. Atau ingin merombaknya untuk keperluan drag, bisa juga brother, ada kok ulasannya di bawah. Akhir kata . Cekibrot bro.! modifikasi motor vega r, modifikasi yamaha vega r
Modif Yamaha Vega, 2005 (Jogja) modifikasi motor vega r, modifikasi yamaha vega r

Yamaha Vega, Setingan Ala Road Race

modifikasi motor vega r

Yamaha Vega oranye ini kencang bermain di trek lurus 201 meter kelas bebek s/d 130 cc 4-tak tune up. Catatan waktu yang diraih dari tiga joki berbeda (Hendra Kecil, Eko Chodox dan Tony Chupank) selalu bermain di 8,2 detik. Ketika bermain di Pertamina Enduro Pertamax Corsa Dragbike Championship 2011 dua minggu lalu di Kemayoran, Jakarta Pusat. Hendra kecil juara 1. modifikasi motor vega r, modifikasi yamaha vega r
Tak lepas dari ramuan seting ala Jupiter di IP1 (IndoPrix) atau MP1 (MotoPrix) yang sentuh batasan 130 cc. Apalagi, di belakang layar terdapat salah satu mekanik kondang. Yaitu, Haris Sakti alias Mletis. “Ini proyek iseng. Kebetulan ada sedikit waktu,” ungkap pria punya workshop MBK2W di Jogja.
Tunner muda yang punya bakat ini, meracik Vega agar punya power dan torsi besar di putaran bawah. Seperti disebut di atas, seting yang diterapkan tak ubahnya engine buat road race.
“Bisa dibilang, hampir semua part diganti pakai milik Jupiter. Perbedaan paling signifikan ada di rasio,” beber tunner yang juga bergabung di tim Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya itu.
Perbandingan gigi rasio, dibuat lebih berat. Tujuannya, buat mencegah power liar ketika start. Untuk gigi I, main di 14/34 mata. Gigi II, 16/28 mata. Gigi III, tetap pakai standar Jupiter. Yaitu, 21/29 mata. Sedang gigi IV, pilih kombinasi 23/26 agar napas bisa habis sebelum garis finish. modifikasi motor vega r, modifikasi yamaha vega r
Tapi, belum lengkap rasanya kalau belum bicara dapur pacu! Karena selain rasio, engine juga penentu kemenangan. Mletis andakan piston Daytona diameter 55,25 mm dikombinasi stoke 54 mm. Hasilnya, isi silinder keseluruhan bermain di 129, 1 mm. modifikasi motor vega r modifikasi yamaha vega r
Tinggi dome piston dibuat jadi 3 mm. Itu karena head silinder tak terlalu dipapas habis. Ya, cuma 0,7 mm. Akibatnya, perbandingan kompresi yang tercipta melonjak hingga 13,8 : 1. Tentunya, kudu pakai bensol tuh.
Untuk mengejar power bawah agar mampu melesat cepat, magnet Jupiter dipangkas bobotnya hingga tersisa 500 gram. Begitu juga untuk balancernya, bobotnya dibuat sama. modifikasi motor vega r, modifikasi yamaha vega r
Itu untuk putaran bawah! Tapi, buat kejar putaran atas, tunner yang sukses di dunia road race ini bermain di bagian klep. Pakai klep Honda Sonic, bukan diameter yang dikejar. Melainkan, bobot klep.
Klep isap yang 28 mm, dipangkas bobotnya hingga berkurang 6 gram. Sedang klep buat yang 24 mm, bobotnya dipangkas 4 gram. “Pencapain rpm bisa lebih cepat. Selain itu, bisa pakai per lebih empuk dan bikin kem awet,” kata Mletis sembari bilang durasi kem main di 272º-274º. LSA, sekitar 103º.
Melengkapi kombinasi klep ringan, sengaja tak pilih Mikuni TM 28 mm. Tapi lebih andalkan Keihin PWK 28 mm. “Kotak terlalu spontan. Karena rpm bawah sudah didapat dari part lain. Sedang PWK cenderung main di putaran atas,” tutup pria kelahiran Jogja 1986 itu.
Main-jet dan pilot-jet, diseting agak basah. Yaitu, 118/ 65. Lewat semua seting yang diterapkan, kombinasi final gir 13/31 mata mampu melesatkan Vega ini terus menjadi juara tercepat! (motorplus-online.com)
DATA MODIFIKASI
Ban depan : Eat My Dust 45/80-17
Ban belakang : Eat My Dust 45/90-17
CDI : Rextor Pro Drag
Karburator : Keihin PWK28 mm
Setang : SPS Racing
Wednesday, July 25, 2012
Yamaha Mio, Kencang Dengan Racikan Lokal

Yamaha Mio, Kencang Dengan Racikan Lokal

Yamaha Mio 2009 milik tim Pells Racing Solo ini mampu mengantarkan Tony Cupang dan Jhon Pells naik podium kelas Matic 200 cc Rangka Standar. Terjadi minggu lalu di TDR YSS Comet Drag Bike, Jogja. Meskipun hanya menduduki posisi 3 dan 4, namun besutan ini murni hasil racikan anak negeri. 

                                      
Peraciknya Arif Sigit Wibowo, mekanik sekaligus pemilik tim Pells Racing yang berasal dari Solo, Jawa Tengah. “Saya lebih suka bikin mesin sendiri, sampai kelas Supermatik 300 cc juga digarap sendiri. Bukan bawa mesin utuh dari Thailand,” ujar Pells, sapaan akrabnya. Jadi, makin penasaran faktor apa saja yang bikin motor ini mampu melesat kencang. Pastinya pake resep dong? “Untuk turun di kelas 200 cc, mengandalkan piston Kawahara diameter 66 mm tipe forging,” ujar mekanik berambut ikal ini. Pilihan pakai piston forging ada beberapa alasan, lho. Salah satunya lantaran bobot piston tergolong ringan. Kalau di bandingkan dengan non forging macam piston Tiger jauh lebih enteng. Cocok buat besutan drag bike yang butuh bobot ringan. “Piston forging bikin putaran mesin enteng dan cepat naiknya,” lanjut Pells lagi. Lantaran piston 66 mm, dirasa sudah mencukupi kapasitasnya untuk turun di kelas 200 cc. Jadinya enggak perlu lagi pakai jurus naik stroke. Pakai stroke standar bikin mesin jadi lebih awet. Kalau dihitung pakai rumus volume total mesin Mio ini jadi 197,98 cc. Besarnya piston diimbangi pemasangan klep gambot hasil custom. Buat klep in, diameter payung klep dibikin jadi 34 mm. Sedang klep ex 28,5 mm. “Klep copotan dari Toyota Vios punya ukuran yang cukup besar dan bahannya lebih kuat,” katanya. Selanjutnya, untuk mengejar kompresi yang diinginkan, kepala silinder ikut dipapas hingga 0,6 mm. Kubah di silinder head, mengikuti diameter piston. Namun rasio kompresi tidak diukur. Tak tertinggal, asupan bahan bakar juga dipikirkan. Pells mengandalkan karburator Keihin PE 28 yang lubang venturinya sudah direamer jadi 30 mm. Main-jet dipatok 130 dan pilot-jet 45 cocok untuk bermain di trek pinggir pantai. Oh ya buat CVT, juga kasih bocoran nih. Roller yang dipakai mengandalkan Kawahara dengan bobot rata 8 gram. Pulley juga ikut kena sentuhan dengan mengubah sudutnya dari 13,5 derajat menjadi 14 derajat. "Dibikin lebih meruncing biar tenaga putaran bawah lebih cepat di gapai," tutup Pells. Blarrr...! (motorplus-online.com) DATA MODIFIKASI Ban belakang: Eat My-Dust 60/80-17 Ban depan: Comet 215-17 Cakram depan: Yamaha Mio Rocker arm: Honda Blade Knalpot: Kawahara Yamaha Mio 2009 milik tim Pells Racing Solo ini mampu mengantarkan Tony Cupang dan Jhon Pells naik podium kelas Matic 200 cc Rangka Standar. Terjadi minggu lalu di TDR YSS Comet Drag Bike, Jogja. Meskipun hanya menduduki posisi 3 dan 4, namun besutan ini murni hasil racikan anak negeri. Peraciknya Arif Sigit Wibowo, mekanik sekaligus pemilik tim Pells Racing yang berasal dari Solo, Jawa Tengah. “Saya lebih suka bikin mesin sendiri, sampai kelas Supermatik 300 cc juga digarap sendiri. Bukan bawa mesin utuh dari Thailand,” ujar Pells, sapaan akrabnya. Jadi, makin penasaran faktor apa saja yang bikin motor ini mampu melesat kencang. Pastinya pake resep dong? “Untuk turun di kelas 200 cc, mengandalkan piston Kawahara diameter 66 mm tipe forging,” ujar mekanik berambut ikal ini. Pilihan pakai piston forging ada beberapa alasan, lho. Salah satunya lantaran bobot piston tergolong ringan. Kalau di bandingkan dengan non forging macam piston Tiger jauh lebih enteng. Cocok buat besutan drag bike yang butuh bobot ringan. “Piston forging bikin putaran mesin enteng dan cepat naiknya,” lanjut Pells lagi. Lantaran piston 66 mm, dirasa sudah mencukupi kapasitasnya untuk turun di kelas 200 cc. Jadinya enggak perlu lagi pakai jurus naik stroke. Pakai stroke standar bikin mesin jadi lebih awet. Kalau dihitung pakai rumus volume total mesin Mio ini jadi 197,98 cc. Besarnya piston diimbangi pemasangan klep gambot hasil custom. Buat klep in, diameter payung klep dibikin jadi 34 mm. Sedang klep ex 28,5 mm. “Klep copotan dari Toyota Vios punya ukuran yang cukup besar dan bahannya lebih kuat,” katanya. Selanjutnya, untuk mengejar kompresi yang diinginkan, kepala silinder ikut dipapas hingga 0,6 mm. Kubah di silinder head, mengikuti diameter piston. Namun rasio kompresi tidak diukur. Tak tertinggal, asupan bahan bakar juga dipikirkan. Pells mengandalkan karburator Keihin PE 28 yang lubang venturinya sudah direamer jadi 30 mm. Main-jet dipatok 130 dan pilot-jet 45 cocok untuk bermain di trek pinggir pantai. Oh ya buat CVT, juga kasih bocoran nih. Roller yang dipakai mengandalkan Kawahara dengan bobot rata 8 gram. Pulley juga ikut kena sentuhan dengan mengubah sudutnya dari 13,5 derajat menjadi 14 derajat. "Dibikin lebih meruncing biar tenaga putaran bawah lebih cepat di gapai," tutup Pells. Blarrr...! (motorplus-online.com) DATA MODIFIKASI Ban belakang: Eat My-Dust 60/80-17 Ban depan: Comet 215-17 Cakram depan: Yamaha Mio Rocker arm: Honda Blade Knalpot: Kawahara
Friday, July 20, 2012
Hitung Bore Up dan Diameter Klep

Hitung Bore Up dan Diameter Klep


Mungkin masih banyak  yang belum tau soal rumus-rumus dalam meng-up grade performa mesin skutik yang rata-rata jenis 4-Tak. Misal rumus menghitung volume silinder ketika melakukan bore-up dan sebagainya.

Padahal dari penggantian diameter piston tersebut, ada lagi rumus buat ngoprek komponen mesin lainnya bila ingin performanya lebih ajip.

honda,motor,setting,suzuki,yamaha,modifikasi,otomotif,motobike,merek,bajaj,kawasaki,minerva,vespa,accesories,pasang,artis,bengkel,teknologihonda,motor,setting,suzuki,yamaha,modifikasi,otomotif,motobike,merek,bajaj,kawasaki,minerva,vespa,accesories,pasang,artis,bengkel,teknologimotobike,mungkin,masih,bak,belum,tau,soal,rumusrumus,dalam,mengup,grade,performa,mesin,skutik,ratarata,jenis,4tak,misal,rumus,menghng,volume,silinder,ketika,melakukan,boreup,padahal,penggantian,diame,piston,sebut,ada,lagi,rumus,buat,ngoprek,komponen,mesin,lain,ingin,performa,lebih,ajip,oke,kita,mulai,cara,menghng,volume,silinder,masih,ingat,gak,pelran,matematikan,di,sekolah,mengenai,cara,menghng,volume,sebuah,tabung,silindris,nah,sama,deh,rumus,menghng,ksitas,mesin,4tak,yakni,v,dalam,cmsup3,atau,cc,14,x,x,dsup2,x,t,1000,di,mana,v,volume,silinder,ngan,konstanta,nilai,314,d,diame,piston,t,langkah,piston,stroke,nah,rumus,sobat,sean,menentukan,pembesaran,ksitas,dikehendaki,misal,di,yamaha,mio,skutik,mengusung,diame,piston,standar,500,mm,sementara,stroke,579,mm,berarti,dimasukkan,dalam,rumus,tadi,d,50,mm,t,579,mm,v,14,x,314,x,05sup2,x,0579,hasil,v,1136,cc,ksitas,murni,dibulatkan,jadi,115,cc,trus,misal,kita,ingin,dongkrak,ksitas,silinder,jadi,150,cc,atau,mendekati,mesti,pakai,piston,diame,ber,yuk,kita,kalkulasi,lagi,tinggal,mainkan,s,angka,untuk,d,coba,deh,kalo,kita,pakai,piston,berdiam,57,mm,jika,dimasukkan,dalam,rumus,menghng,volume,silinder,mesin,4tak,tadi,maka,hasil,didt,v,14767,cc,mendekati,150,cc,kan,sementara,kalau,pakai,piston,58,mm,hasil,v,1529,cc,nah,menurut,andhika,bintang,budaya,atau,di,kancah,balap,motor,nasional,sering,dipanggil,om,gandoz,diama,piston,lo,dipakai,untuk,menentukan,diame,klep,ideal,misal,setelah,mesin,dibore,up,klep,mau,ikut,digedein,biar,dt,efisiensi,volumetrik,optimal,bak,suka,salah,kaprah,dalam,mengaplikasi,klep,gede,sebab,kalau,diame,klep,digun,lebar,mengakibatkan,velocity,kecepatan,aliran,campuran,bahan,bakar,jadi,rendah,efek,asupan,gas,jadi,kurang,maksimal,ang,salah,satu,tunner,road,race,pn,atas,lantas,bagaimana,rumus,menentukan,diame,klep,ideal,kata,om,gandoz,untuk,diame,klep,in,maksimal,50,diame,piston,digun,misal,kalau,pakai,piston,58,mm,58,x,50100,29,arti,maksimal,pakai,klep,berdiame,29,mm,batas,maksimal,bolehboleh,s,pakai,di,bawah,misal,28,mm,tambah,sementara,untuk,klep,out,patokan,maksimum,sekitar,85,diame,klep,in,ambil,contoh,kalau,diame,klep,in,pakai,28,mm,maka,klep,out,28,mm,x,85,100,238,mm,untuk,mendtkan,klep,ukuran,238,mm,susah,kata,om,gandoz,pilih,s,mendekati,misal,pakai,23,mm,jangan,ambil,lebih,gede,trus,dibubut,kalau,klep,sudah,dibubut,kekuatan,berkurang,lantaran,lapisan,hardener,kikis,efek,klep,bakal,mudah,bengkok,atau,cepat,menghantarkan,panas,ke,seating,klep,menyeb,pemuaian,tinggi,wanti,di,s,dah,mengerti,Oke, kita mulai cara menghitung volume silinder. Masih ingat gak pelajaran matematikan di sekolah mengenai cara menghitung volume sebuah tabung silindris? Nah, sama deh dengan rumus menghitung kapasitas mesin 4-Tak.

Yakni V (dalam cm³ atau cc) = (1/4 x ? x D² x T) : 1.000. Di mana V adalah volume silinder, ? : bilangan konstanta yang nilainya 3,14, D : diameter piston dan T : langkah piston (stroke). Nah, dengan rumus ini, sobat sekalian bisa menentukan pembesaran kapasitas yang dikehendaki.

honda,motor,setting,suzuki,yamaha,modifikasi,otomotif,motobike,merek,bajaj,kawasaki,minerva,vespa,accesories,pasang,artis,bengkel,teknologihonda,motor,setting,suzuki,yamaha,modifikasi,otomotif,motobike,merek,bajaj,kawasaki,minerva,vespa,accesories,pasang,artis,bengkel,teknologimotobike,mungkin,masih,bak,belum,tau,soal,rumusrumus,dalam,mengup,grade,performa,mesin,skutik,ratarata,jenis,4tak,misal,rumus,menghng,volume,silinder,ketika,melakukan,boreup,padahal,penggantian,diame,piston,sebut,ada,lagi,rumus,buat,ngoprek,komponen,mesin,lain,ingin,performa,lebih,ajip,oke,kita,mulai,cara,menghng,volume,silinder,masih,ingat,gak,pelran,matematikan,di,sekolah,mengenai,cara,menghng,volume,sebuah,tabung,silindris,nah,sama,deh,rumus,menghng,ksitas,mesin,4tak,yakni,v,dalam,cmsup3,atau,cc,14,x,x,dsup2,x,t,1000,di,mana,v,volume,silinder,ngan,konstanta,nilai,314,d,diame,piston,t,langkah,piston,stroke,nah,rumus,sobat,sean,menentukan,pembesaran,ksitas,dikehendaki,misal,di,yamaha,mio,skutik,mengusung,diame,piston,standar,500,mm,sementara,stroke,579,mm,berarti,dimasukkan,dalam,rumus,tadi,d,50,mm,t,579,mm,v,14,x,314,x,05sup2,x,0579,hasil,v,1136,cc,ksitas,murni,dibulatkan,jadi,115,cc,trus,misal,kita,ingin,dongkrak,ksitas,silinder,jadi,150,cc,atau,mendekati,mesti,pakai,piston,diame,ber,yuk,kita,kalkulasi,lagi,tinggal,mainkan,s,angka,untuk,d,coba,deh,kalo,kita,pakai,piston,berdiam,57,mm,jika,dimasukkan,dalam,rumus,menghng,volume,silinder,mesin,4tak,tadi,maka,hasil,didt,v,14767,cc,mendekati,150,cc,kan,sementara,kalau,pakai,piston,58,mm,hasil,v,1529,cc,nah,menurut,andhika,bintang,budaya,atau,di,kancah,balap,motor,nasional,sering,dipanggil,om,gandoz,diama,piston,lo,dipakai,untuk,menentukan,diame,klep,ideal,misal,setelah,mesin,dibore,up,klep,mau,ikut,digedein,biar,dt,efisiensi,volumetrik,optimal,bak,suka,salah,kaprah,dalam,mengaplikasi,klep,gede,sebab,kalau,diame,klep,digun,lebar,mengakibatkan,velocity,kecepatan,aliran,campuran,bahan,bakar,jadi,rendah,efek,asupan,gas,jadi,kurang,maksimal,ang,salah,satu,tunner,road,race,pn,atas,lantas,bagaimana,rumus,menentukan,diame,klep,ideal,kata,om,gandoz,untuk,diame,klep,in,maksimal,50,diame,piston,digun,misal,kalau,pakai,piston,58,mm,58,x,50100,29,arti,maksimal,pakai,klep,berdiame,29,mm,batas,maksimal,bolehboleh,s,pakai,di,bawah,misal,28,mm,tambah,sementara,untuk,klep,out,patokan,maksimum,sekitar,85,diame,klep,in,ambil,contoh,kalau,diame,klep,in,pakai,28,mm,maka,klep,out,28,mm,x,85,100,238,mm,untuk,mendtkan,klep,ukuran,238,mm,susah,kata,om,gandoz,pilih,s,mendekati,misal,pakai,23,mm,jangan,ambil,lebih,gede,trus,dibubut,kalau,klep,sudah,dibubut,kekuatan,berkurang,lantaran,lapisan,hardener,kikis,efek,klep,bakal,mudah,bengkok,atau,cepat,menghantarkan,panas,ke,seating,klep,menyeb,pemuaian,tinggi,wanti,di,s,dah,mengerti,Misal di Yamaha Mio. Skutik ini mengusung diameter piston standar 50,0 mm. Sementara stroke-nya 57,9 mm. Berarti bila dimasukkan dalam rumus tadi, D = 50 mm dan T = 57,9 mm. V = 1/4 x 3,14 x (0,5)² x 0,579, hasilnya V = 113,6 cc. Itu kapasitas murninya, dibulatkan jadi 115 cc.

Trus, misal kita ingin dongkrak kapasitas silindernya jadi 150 cc atau yang mendekati, mesti pakai piston diameter berapa? Yuk, kita kalkulasi lagi. Tinggal mainkan saja angka untuk D.

Coba deh kalo kita pakai piston berdiamter 57 mm. Jika dimasukkan dalam rumus menghitung volume silinder mesin 4-Tak tadi, maka hasilnya akan didapat V = 147,67 cc. Mendekati 150 cc kan? Sementara kalau pakai piston 58 mm, hasilnya V = 152,9 cc. 

honda,motor,setting,suzuki,yamaha,modifikasi,otomotif,motobike,merek,bajaj,kawasaki,minerva,vespa,accesories,pasang,artis,bengkel,teknologihonda,motor,setting,suzuki,yamaha,modifikasi,otomotif,motobike,merek,bajaj,kawasaki,minerva,vespa,accesories,pasang,artis,bengkel,teknologimotobike,mungkin,masih,bak,belum,tau,soal,rumusrumus,dalam,mengup,grade,performa,mesin,skutik,ratarata,jenis,4tak,misal,rumus,menghng,volume,silinder,ketika,melakukan,boreup,padahal,penggantian,diame,piston,sebut,ada,lagi,rumus,buat,ngoprek,komponen,mesin,lain,ingin,performa,lebih,ajip,oke,kita,mulai,cara,menghng,volume,silinder,masih,ingat,gak,pelran,matematikan,di,sekolah,mengenai,cara,menghng,volume,sebuah,tabung,silindris,nah,sama,deh,rumus,menghng,ksitas,mesin,4tak,yakni,v,dalam,cmsup3,atau,cc,14,x,x,dsup2,x,t,1000,di,mana,v,volume,silinder,ngan,konstanta,nilai,314,d,diame,piston,t,langkah,piston,stroke,nah,rumus,sobat,sean,menentukan,pembesaran,ksitas,dikehendaki,misal,di,yamaha,mio,skutik,mengusung,diame,piston,standar,500,mm,sementara,stroke,579,mm,berarti,dimasukkan,dalam,rumus,tadi,d,50,mm,t,579,mm,v,14,x,314,x,05sup2,x,0579,hasil,v,1136,cc,ksitas,murni,dibulatkan,jadi,115,cc,trus,misal,kita,ingin,dongkrak,ksitas,silinder,jadi,150,cc,atau,mendekati,mesti,pakai,piston,diame,ber,yuk,kita,kalkulasi,lagi,tinggal,mainkan,s,angka,untuk,d,coba,deh,kalo,kita,pakai,piston,berdiam,57,mm,jika,dimasukkan,dalam,rumus,menghng,volume,silinder,mesin,4tak,tadi,maka,hasil,didt,v,14767,cc,mendekati,150,cc,kan,sementara,kalau,pakai,piston,58,mm,hasil,v,1529,cc,nah,menurut,andhika,bintang,budaya,atau,di,kancah,balap,motor,nasional,sering,dipanggil,om,gandoz,diama,piston,lo,dipakai,untuk,menentukan,diame,klep,ideal,misal,setelah,mesin,dibore,up,klep,mau,ikut,digedein,biar,dt,efisiensi,volumetrik,optimal,bak,suka,salah,kaprah,dalam,mengaplikasi,klep,gede,sebab,kalau,diame,klep,digun,lebar,mengakibatkan,velocity,kecepatan,aliran,campuran,bahan,bakar,jadi,rendah,efek,asupan,gas,jadi,kurang,maksimal,ang,salah,satu,tunner,road,race,pn,atas,lantas,bagaimana,rumus,menentukan,diame,klep,ideal,kata,om,gandoz,untuk,diame,klep,in,maksimal,50,diame,piston,digun,misal,kalau,pakai,piston,58,mm,58,x,50100,29,arti,maksimal,pakai,klep,berdiame,29,mm,batas,maksimal,bolehboleh,s,pakai,di,bawah,misal,28,mm,tambah,sementara,untuk,klep,out,patokan,maksimum,sekitar,85,diame,klep,in,ambil,contoh,kalau,diame,klep,in,pakai,28,mm,maka,klep,out,28,mm,x,85,100,238,mm,untuk,mendtkan,klep,ukuran,238,mm,susah,kata,om,gandoz,pilih,s,mendekati,misal,pakai,23,mm,jangan,ambil,lebih,gede,trus,dibubut,kalau,klep,sudah,dibubut,kekuatan,berkurang,lantaran,lapisan,hardener,kikis,efek,klep,bakal,mudah,bengkok,atau,cepat,menghantarkan,panas,ke,seating,klep,menyeb,pemuaian,tinggi,wanti,di,s,dah,mengerti,Nah, menurut Andhika Bintang Budaya atau yang di kancah balap motor nasional sering dipanggil Om Gandoz, diamater piston bisa lo dipakai untuk menentukan diameter klep yang ideal. Misal setelah mesin di-bore up, klepnya mau ikut digedein biar dapat efisiensi volumetrik yang optimal.

“Banyak yang suka salah kaprah dalam mengaplikasi klep gede. Sebab kalau diameter klep yang digunakan terlalu lebar, akan mengakibatkan velocity-nya (kecepatan aliran campuran bahan bakar) jadi terlalu rendah. Efeknya asupan gas jadi kurang maksimal,” terang salah satu tunner road race papan atas ini.

honda,motor,setting,suzuki,yamaha,modifikasi,otomotif,motobike,merek,bajaj,kawasaki,minerva,vespa,accesories,pasang,artis,bengkel,teknologihonda,motor,setting,suzuki,yamaha,modifikasi,otomotif,motobike,merek,bajaj,kawasaki,minerva,vespa,accesories,pasang,artis,bengkel,teknologimotobike,mungkin,masih,bak,belum,tau,soal,rumusrumus,dalam,mengup,grade,performa,mesin,skutik,ratarata,jenis,4tak,misal,rumus,menghng,volume,silinder,ketika,melakukan,boreup,padahal,penggantian,diame,piston,sebut,ada,lagi,rumus,buat,ngoprek,komponen,mesin,lain,ingin,performa,lebih,ajip,oke,kita,mulai,cara,menghng,volume,silinder,masih,ingat,gak,pelran,matematikan,di,sekolah,mengenai,cara,menghng,volume,sebuah,tabung,silindris,nah,sama,deh,rumus,menghng,ksitas,mesin,4tak,yakni,v,dalam,cmsup3,atau,cc,14,x,x,dsup2,x,t,1000,di,mana,v,volume,silinder,ngan,konstanta,nilai,314,d,diame,piston,t,langkah,piston,stroke,nah,rumus,sobat,sean,menentukan,pembesaran,ksitas,dikehendaki,misal,di,yamaha,mio,skutik,mengusung,diame,piston,standar,500,mm,sementara,stroke,579,mm,berarti,dimasukkan,dalam,rumus,tadi,d,50,mm,t,579,mm,v,14,x,314,x,05sup2,x,0579,hasil,v,1136,cc,ksitas,murni,dibulatkan,jadi,115,cc,trus,misal,kita,ingin,dongkrak,ksitas,silinder,jadi,150,cc,atau,mendekati,mesti,pakai,piston,diame,ber,yuk,kita,kalkulasi,lagi,tinggal,mainkan,s,angka,untuk,d,coba,deh,kalo,kita,pakai,piston,berdiam,57,mm,jika,dimasukkan,dalam,rumus,menghng,volume,silinder,mesin,4tak,tadi,maka,hasil,didt,v,14767,cc,mendekati,150,cc,kan,sementara,kalau,pakai,piston,58,mm,hasil,v,1529,cc,nah,menurut,andhika,bintang,budaya,atau,di,kancah,balap,motor,nasional,sering,dipanggil,om,gandoz,diama,piston,lo,dipakai,untuk,menentukan,diame,klep,ideal,misal,setelah,mesin,dibore,up,klep,mau,ikut,digedein,biar,dt,efisiensi,volumetrik,optimal,bak,suka,salah,kaprah,dalam,mengaplikasi,klep,gede,sebab,kalau,diame,klep,digun,lebar,mengakibatkan,velocity,kecepatan,aliran,campuran,bahan,bakar,jadi,rendah,efek,asupan,gas,jadi,kurang,maksimal,ang,salah,satu,tunner,road,race,pn,atas,lantas,bagaimana,rumus,menentukan,diame,klep,ideal,kata,om,gandoz,untuk,diame,klep,in,maksimal,50,diame,piston,digun,misal,kalau,pakai,piston,58,mm,58,x,50100,29,arti,maksimal,pakai,klep,berdiame,29,mm,batas,maksimal,bolehboleh,s,pakai,di,bawah,misal,28,mm,tambah,sementara,untuk,klep,out,patokan,maksimum,sekitar,85,diame,klep,in,ambil,contoh,kalau,diame,klep,in,pakai,28,mm,maka,klep,out,28,mm,x,85,100,238,mm,untuk,mendtkan,klep,ukuran,238,mm,susah,kata,om,gandoz,pilih,s,mendekati,misal,pakai,23,mm,jangan,ambil,lebih,gede,trus,dibubut,kalau,klep,sudah,dibubut,kekuatan,berkurang,lantaran,lapisan,hardener,kikis,efek,klep,bakal,mudah,bengkok,atau,cepat,menghantarkan,panas,ke,seating,klep,menyeb,pemuaian,tinggi,wanti,di,s,dah,mengerti,Lantas bagaimana rumus menentukan diameter klep yang ideal? Kata Om Gandoz, untuk diameter klep in adalah maksimal 50% dari diameter piston yang digunakan. Misal kalau pakai piston 58 mm, 58 x 50/100 = 29. Artinya maksimal pakai klep berdiameter 29 mm. “Itu batas maksimalnya, boleh-boleh saja pakai di bawah itu. Misal 28 mm,” tambahnya.

Sementara untuk klep out, patokan maksimumnya sekitar 85% dari diameter klep in. Ambil contoh kalau diameter klep in-nya pakai 28 mm, maka klep out-nya = 28 mm x 85 / 100 = 23,8 mm. Tapi karena untuk mendapatkan klep ukuran 23,8 mm itu susah, kata Om Gandoz pilih saja mendekati, misal pakai 23 mm.

“Jangan ambil yang lebih gede trus dibubut. Karena kalau klep sudah dibubut, kekuatannya akan berkurang lantaran lapisan hardener-nya terkikis. Efeknya, klep bakal mudah bengkok atau cepat menghantarkan panas ke seating klep yang menyebakan pemuaian tinggi.


Seting Mesin Road Race VS Drag Bike, Bedakan Posisi Seher

Seting Mesin Road Race VS Drag Bike, Bedakan Posisi Seher


Road race dan drag bike dua sistem ajang even kejuaraan motor yang berbeda konsep. Road race tidak hanya butuh mesin yang kencang, tapi harus tahan. Sedangkan drag bike sekencang-kencangnya karena hanya geber 201 meter. Soal ketahanan nomer dua.

Itu yang membuat peta korekan terhadap mesin juga berbeda. Seperti ketika seting posisi pinggir seher terhadap bagian atas blok silinder. “Di road race, pinggir seher dibuat lebih mendem.
 
Seting road race, bibir seher harus lebih mendem antara 0,6 sampai 0,8 mm dari blok atas. “Bahkan paling minimal banget dibuat 0,5 mm. Posisi seher lebih mendem belum termasuk paking head. Paking head sendiri 0,3 mm. Jadi, totalnya lebih dalam lagi.

Antara seher dan head jaraknya dibikin jauh agar motor tahan lama. Karena pada putaran tinggi akan mengalami getaran tinggi. Kalau antara seher dan head kelewat dekat bisa bertabrakan walau sangat kecil sekali. Namun lama-lama seher rompal.

Kalau di drag bike, berbeda. Posisi seher ketika top dibuat rata dengan bibir atas blok. Tidak takut seher mentok head karena pemakaian hanya sebentar.

Selain itu, untuk menghindari mentok antara seheher dengan head bisa dipasang paking tebal. Misalnya menggunakan paking dari bahan tembaga. “Tebalnya bisa sampai 0,5 mm. Misalnya di Honda BeAT 155. Posisi pinggir atas seher dibuat rata dengan blok.


Namun perlu dilihat lagi. Motor-motor drag bisa dibikin rata antara puncak seher dengan blok. Desain ruang bakar yang diaplikasi berbeda. Di dalam ruang bakar terdapat nat.

Nat membuat ruang bakar seperti mendem. Nat dibuat selebar diameter seher. Sehingga membuat jarak antara seher dengan head jadi jauh. Intinya sama saja dengan road race dong.

Model ruang bakar nat seperti ini dijumpai di motor-motor balap 2-tak zaman dulu. Ketika itu masih menggunakan Yamaha Force-1, Suzuki RG-Sport dan Satria 120 2-tak.
 
Wednesday, July 18, 2012
Mitra Motor Racing Ciganea

Mitra Motor Racing Ciganea

Mitra Motor Racing Ciganea adalah layanan umum bengkel motor otomotif, kami melayani berbagai macam pelayanan servis perbaikan bermacam jenis atau merek kendaraan motor otomotif yang dimulai dari perawatan rutin, servis mesin, servis perbaikan secara menyeluruh, tun up, bor up, over houl, dan Engine Racing dan kami juga menjual berbagai macam asesoris dan sparepart kendaraan motor otomotif, yang dimulai dari produk Racing ataupun Original, dan juga kami menerima pemesanan paket penyetingan mesin berbagai macam merek motor otomotif, yang diperuntukan untuk seting ajang event Roadrace dengan berbagai macam klasifikasi klas pesanan, untuk memudahkan informasi kontak dan alamat bengkel kami, kami mencantumkan alamat dan nomber kontak kami :

E-mail       : mitramrc@yahoo.co.id
Contact     : 085759398435
Alamat      : Jl. Stasiun Ciganea
                   No. 02/03 Mekargalih
                   Purwakarta-Jawa Barat
Zip Code   : 41161
Efisiensi dan Spesifikasi Mesin Honda Blade 110R

Efisiensi dan Spesifikasi Mesin Honda Blade 110R



Honda Blade 110R Honda yang revolusioner. Model baru ini ditunjang dengan type engine yang memang benar-benar baru dengan desain mesin yang up to date alias modern, bahkan konsep mesinnya adalah efisien. Baik secara performa maupun proses manufakturingnya. Oke kita lihat spesifikasinya terlebih dahulu


Dengan rancang bangun mesin yang memiliki konsep efisiensi baik secara performance maupun efisien pada tahap produksi, maka beberapa part-engine ini dirancang khusus. Diharapkan mesin rancangan baru ini akan memiliki efisiensi mesin yang tinggi dalam artian performa handal dengan input yang minim, input disini berarti juga konsumsi bahan bakar yang rendah / irit.


SPESIFIKASI TEKNIK BLADE 110R
Tipe mesin : 4 langkah SOHC
Pendingin : Udara
Diameter x stroke : 50 x 55,6 mm
Displacement : 109,1 cc
Tenaga maksimum : 8,66 dk/7000 rpm
Torsi : 8,42 Nm/5.500 rpm
Kompresi rasio : 9 : 1
Karburator : Keihin venturi 17
Kopling : Basah, diafragma & sentrifugal
Pengapian : DC CDI


Untuk mendapatkan mesin yang memiliki efisiensi mesin yang tinggi/baik ini, hal paling dasar yang diperhatikan Enginier Honda Japan (mesin type baru ini dirancang langsung dari Jepang) adalah bagaimana menekan gaya gesek yang ada pada mesin motor. Beberapa cara dilakukan untuk mengurangi friksi yang terjadi pada beberapa komponen mesin yang selalu bergerak dengan kecepatan tinggi.
Copyright © 2012 theme cheap All Right Reserved
Designed by CBTblogger